Harun Sabuku, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua yang mewakili 9
kerajaan di Papua, mengapresiasi positif acara tersebut. Tapi,
persoalan biaya yang kurang memadai menjadi sorotan pihaknya.
Harusnya, anggaran untuk acara serupa lebih besar dari saat ini.
"Kami di daerah jauh ini persoalan biaya. Harusnya ini APBN (Anggaran
Pendapatan Belanja Negara) yang biayai. Kalau sekarang kan hanya APBD,
Pak Jokowi dan Basuki punya biaya," ujarnya usai kirab di
Monas,Minggu(8/12/2013).
Dengan APBN, lanjut Harun, otomatis alokasi anggarannya akan
lebih besar. Dengan demikian, perwakilan yang hadir akan lebih lengkap
lagi. Pasalnya, Papua yang memiliki 9 kerajaan diketahui hanya
mengirimkan satu perwakilan kerajaan saja, kerajaan Kaimana.
"Daerah tidak mungkin membiayai itu sepenuhnya. Mengingat ini acara bagus manfaatnya, ada baiknya APBN bantu," ujarnya.
Raja Tabanan Bali I Gusti Ngurah Agung melontarkan apresiasi
positif senada. Menurutnya, acara serupa harus dipertahankan pada
tahun-tahun mendatang. Satu yang menjadi alasannya yakni di tengah
perkembangan zaman, kebudayaan menjadi terkikis.
"Kita mungkin tidak ingat, Indonesia ini berdiri atas dasar
inisiatif dari kerajaan-kerajaan zaman dulu. Karena itu kita jangan lupa
sama kerajaan-kerajaan ini. Ini modal bangsa kita," ujar Agung.
Agung juga mengatakan, acara tersebut juga mengoptimalkan
komunikasi antara kerajaan-kerajaan di seluruh Indonesia melalui Forum
Silaturahmi Keraton Nusantara yang selama ini berjalan.
Dengan begitu, kerajaan-kerajaan bisa saling mengembangkan diri.
Seperti diketahui, sebanyak 500 orang yang terdiri dari 156 kerajaan
seluruh Indonesia, 10 kerajaan dunia dengan 30 kereta kencana,
berarak-arakan mengelilingi Monas melalui kawasan di Jalan Medan
Merdeka.
Acara tersebut merupakan bagian dari World Royal Heritage 2013 yang telah digelar sejak 5 Desember 2013 lalu.
Dengan dipimpin Jokowi serta Basuki yang menunggangi sendiri
kereta kencana dengan dua kuda cokelat, peserta menempuh jalur sekitar 4
kilometer dari pkul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB. Ribuan warga tampak
antusias ketika memadati rute tersebut.




0 komentar:
Posting Komentar